[21.06.2017]
Aku nggak akan bilang ini review atau sinopsis dari film Gifted. Nope. Ini hanya… yeah… sekedar pikiran-pikiran liar yang berkecamuk selepas nonton film itu.
Kalau ada yang tanya, “Bagus nggak filmnya?” Jawabannya: bagus. “Recommended nggak?” Recommended.
Meski ada rasa sedikit kecewa karena tidak seperti yang diharapkan. Terus terang, aku berharap dengan menonton film ini masyarakat akan semakin tercerahkan mengenai giftedness atau kecerdasan istimewa. Tidak… Ini bukan film edukasi macam itu. Ini murni komersil. Inti ceritanya sebenarnya tentang perebutan hak asuh dengan latar belakang seorang anak yang gifted. Hampir sama seperti film lawas Kramer vs Kramer (1979) yang juga berkutat soal perebutan hak asuh anak, hanya saja film itu dilatarbelakangi ketidaksetaraan gender.