Diposkan pada Gifted, Resensi

GIFTED (The Movie)

[21.06.2017]

Aku nggak akan bilang ini review atau sinopsis dari film Gifted. Nope. Ini hanya… yeah… sekedar pikiran-pikiran liar yang berkecamuk selepas nonton film itu.

Kalau ada yang tanya, “Bagus nggak filmnya?” Jawabannya: bagus. “Recommended nggak?” Recommended.

Meski ada rasa sedikit kecewa karena tidak seperti yang diharapkan. Terus terang, aku berharap dengan menonton film ini masyarakat akan semakin tercerahkan mengenai giftedness atau kecerdasan istimewa. Tidak… Ini bukan film edukasi macam itu. Ini murni komersil. Inti ceritanya sebenarnya tentang perebutan hak asuh dengan latar belakang seorang anak yang gifted. Hampir sama seperti film lawas Kramer vs Kramer (1979) yang juga berkutat soal perebutan hak asuh anak, hanya saja film itu dilatarbelakangi ketidaksetaraan gender.

Lanjutkan membaca “GIFTED (The Movie)”

Diposkan pada Kesehatan, Preeclampsia

Bersiaplah Sebelum Halilintar Menyerang!

[22.05.2017]

#WorldPreeclampsiaDay #HariPreeclampsiaSedunia

Pernah dengar tentang preeclampsia? Preeclampsia adalah komplikasi kehamilan yang bisa mengancam ibu hamil dan bayinya. Komplikasi ini menyerang 4% dari ibu hamil. Secara global, sekitar 76.000 ibu dan 500.000 bayi meninggal karena preeclampsia per tahunnya.

Di Indonesia, preeclampsia dikenal juga sebagai keracunan kehamilan. Berdasarkan pengalaman saya, masih banyak masyarakat awam yang salah menangkapnya sebagai keracunan-keracunan yang lain. Saat kami dalam masa berduka kehilangan bayi kami, seorang tetangga ‘menghibur’ dengan mengatakan, “Sudahlah… Besok lagi kalau hamil dijaga makanannya, biar nggak keracunan lagi seperti ini… “. Di kesempatan lain, saat menengok bayi sahabat, seorang kawan menceritakan tentang kelahiran bayi saudaranya yang ‘keracunan ketuban’, yang dilanjutkan dengan penjelasan ‘tekanan darah ibunya tinggi sekali saat itu, mencapai 200… ‘. Tentu maksudnya adalah ‘keracunan kehamilan’.

Lanjutkan membaca “Bersiaplah Sebelum Halilintar Menyerang!”

Diposkan pada Jalan-jalan, Luar Negeri, Northern Cyprus

Yuk, Ngebolang ke North Cyprus

[28.04.2017]

Mau cerita tentang pengalaman 8 tahun yang lalu boleh kan? Perjalanan ini sebenarnya dilakukan pada bulan April 2009, tapi siapa tau masih bisa menginspirasi untuk pada jalan ke sana.

Dulu ada perasaan sedikit ragu-ragu sih waktu mau ke sana… Tapi foto-foto tentang kota-kota atau tempat -tempat wisata di negara itu benar-benar membuatku jatuh cinta. Indah bangeeeeettt! Lanjutkan membaca “Yuk, Ngebolang ke North Cyprus”

Diposkan pada Dari Medsos, Kisah Inspiratif

Serbuk Pahit dan Telaga

Intisari-Online.com – Seorang pemuda yang dirundung problem mendatangi seorang tua bijak. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya. Pak Tua bijak mendengarkan dengan seksama. Ia kemudian mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air.

Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas dan perlahan diaduk.

“Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya,” ujar Pak tua.

Lanjutkan membaca “Serbuk Pahit dan Telaga”

Diposkan pada Sains

Mengapa jari-jari tangan kita bentuknya tidak sama satu dengan lainnya?

[13.04.2017]

Nampaknya si Ade (10 tahun) punya motto “everything happens for a reason“. Sejak masih balita, seringkali muncul pertanyaan-pertanyaan yang mengejutkan darinya. Daaaannnn… tentu saja menyebalkan! Menyebalkan karena aku sendiri belum pernah mempertanyakannya. Lebih menyebalkan lagi, karena aku nggak bisa menjawabnya. Mungkin orang kebanyakan akan berkata, “Kayak gitu saja ditanyakan… Apa pentingnya sih?” Untuuuung… Aku nggak pernah berkata seperti itu padanya.

Ini nih pertanyaan terbaru Ade…

“Ibu, kenapa sih jari-jari bentuknya nggak dibuat sama semua? Mengapa ada yang besar? Mengapa ada yang kecil? Mengapa ada yang panjang?”

Lanjutkan membaca “Mengapa jari-jari tangan kita bentuknya tidak sama satu dengan lainnya?”

Diposkan pada Sains

Ngengat vs Kupu-kupu

[23.01.2017]

Entah kenapa, aku lebih familier dengan kata “kupu-kupu” untuk menyebut semua makhluk indah pemilik sepasang sayap yang biasa terbang ke sana kemari di sekitar kita.

Makanya aku heran sekali saat baca Lima Sekawan “Ke Bukit Billycock”, si Dick bilang pada Anne: “Masa kau nggak bisa membedakan kupu-kupu dengan ngengat?”

Lima Sekawan: Ke Bukit Billycock (cover lama)

Lanjutkan membaca “Ngengat vs Kupu-kupu”