Diposkan pada 1. Masa-masa di PG dan TK, Merenda Hari

Tidak Bisa Diam, Sulit Konsentrasi, dan Clumsy

Karena kelebihan energi, Amas sulit sekali konsentrasi. Di kelas,  kerjanya jalan-jalan terus. Pokoknya Amas suka membuat dirinya sibuk tapi tidak konsen ke kegiatan yang seharusnya. Oleh gurunya, Amas kemudian diberi jam khusus sebelum masuk kelas. Amas disuruh main-main di luar dulu: meniti, memanjat, lari-lari sampai capek (energinya digembosi!). Setelah itu, baru lah dia bisa tenang di kelas.     

Konon menurut salah satu gurunya,  kegiatan itu bukan sekedar untuk ‘menggembosi‘ energi Amas,  tapi juga upaya untuk melatih keseimbangannya,  mengingat Amas sangat clumsy sehingga gampang jatuh.

Lanjutkan membaca “Tidak Bisa Diam, Sulit Konsentrasi, dan Clumsy”
Diposkan pada 1. Masa-masa di PG dan TK, Merenda Hari

Puzzle

Amas suka sekali main puzzle.  Sejak bayi Amas memang sudah saya belikan aneka puzzle untuk anak-anak.  Ada berbagai puzzle balita 4 pcs; ada pula puzzle buku cerita,  yaitu buku cerita yang pada tiap halamannya ada puzzle-nya, masing-masing 20 pcs dengan bentuk keping yang sama semua;  Amas juga punya puzzle 112 pcs.

     Karena itu saya tidak heran ketika beberapa orang dari sekolahnya melaporkan,  “Amas main puzzle-nya pintar sekali ya…” Di rumah sering main puzzle soalnya.

     Bertahun-tahun kemudian,  saat Amas kelas 6 SD,  saya baru menyadari bahwa yang dimaksud dengan ‘pintar’ di atas adalah benar-benar pintar yang di atas kemampuan anak-anak seusianya. Ini gegara saya bertemu dan mengobrol dengan  kepala sekolahnya saat PG-TK dulu,  Ms Riri.

Lanjutkan membaca “Puzzle”
Diposkan pada 1. Masa-masa di PG dan TK, Merenda Hari

Pertama Membaca

Biasanya kalau mau berangkat sekolah, saya siap lebih dulu daripada Amas.  Tapi hari itu Amas bangun lebih pagi, langsung mau mandi dan makan.  Jadilah Amas siap lebih dulu.

     “Amas baca ini dulu ya,  sambil nunggu Ibu mandi,” kata saya sambil membukakan majalah B*b* di bagian cerita bergambarnya.  Maksud saya tentu agar Amas ‘membaca’ gambarnya.

     Setelah saya selesai mandi, terlihat Amas asyik membolak-balik majalah tadi. Amas melihat ke arah saya sambil tertawa, “Sudah selesai membacanya!”

Lanjutkan membaca “Pertama Membaca”
Diposkan pada 2. Masa-masa di SD, Merenda Hari

Masa-masa di Sekolah Dasar

Setelah lulus TK, Amas kami sekolahkan di SD negeri besar dekat rumah, meskipun sekolah lamanya sebenarnya juga ada lanjutan SD-nya. Ini gegara si Bapak menginginkan Amas bersekolah di sekolah yang lebih formal. Sekolah yang berseragam.  Pertimbangan lain,  sekolah sebelumnya dirasa terlalu jauh.

     Saat itu seleksi masuk masih menggunakan tes,  bukan usia.  Jadi meskipun usia Amas baru 5 tahun 10 bulan,  karena lolos tes dia bisa diterima di sana.

°°°

Diposkan pada 2. Masa-masa di SD, Merenda Hari

Hari Pertama Bersekolah

Hari pertama bersekolah selalu merupakan hari yang sentimentil buat saya. Di setiap jenjang!  Ada rasa haru dan bangga di hati. “Oh,  anakku sudah besar… “

     Sekolah Amas adalah sekolah yang cukup disiplin.  Orang tua tidak diperkenankan menyaksikan proses pembelajaran.  Namun untuk hari pertama ada pengecualian. Orang tua diperkenankan masuk sampai di depan kelas. Tentu saja saya manfaatkan kesempatan itu.

Lanjutkan membaca “Hari Pertama Bersekolah”
Diposkan pada 2. Masa-masa di SD, Merenda Hari

Energik

Hal yang sangat menonjol dari Amas adalah: dia tidak bisa diam. Segera guru-gurunya menyadari hal ini. Di suatu kesempatan, kami mengobrol.

     “Di kelas Amas nggak bisa diam, Bu… Jalan-jalan terus. Kadang dia berbaring-baring di bawah, sementara teman-temannya duduk di kursi. Tapi karena kalau ditanya dia bisa menjawab, ya saya biarkan saja,” demikian kata Pak Guru.

Lanjutkan membaca “Energik”
Diposkan pada Horor

Kenangan Horor di Pabrik Gula

[09.05.2019]

Tinggal di Pabrik Gula (PG) itu menyisakan banyak kenangan.

Kenangan horor! 😂

Ini terjadi di PG manapun peninggalan Belanda.

Seringkali aku merasa beruntung dikaruniai ketidaksensitifan terhadap makhluk halus. Karena itu aku bisa tetap santai meski temanku ketakutan. Jadi bukan karena berani ya… Hanya karena sadar bahwa aku tidak sensitif.

Suatu hari ibuku bercerita, di kompleks perumahan bagian belakang (saat itu kami tinggal di Perumahan PG Banjaratma,  tepatnya bagian tengah), seorang ibu tetangga mengalami kejadian aneh. Rambutnya dipotong saat tidur! Masih lumayan kalau potongannya modis. Lha ini acakadul…

Lanjutkan membaca “Kenangan Horor di Pabrik Gula”

Diposkan pada Dapur

Tips Dapur

Tips-tips terkait ‘Dapur’ kusimpan sini ya…
1. Menyimpan sayur
2. Menyimpan brokoli (blansir), empon-empon, dll.
3. Menyimpan jeruk nipis, tauge, ikan, dll
4. Menyimpan daun mint
5. Menyimpan tempe dan tahu
6. Menyimpan jagung (blansir)
7. Menyimpan wortel (blansir)
8. Membersihkan ayam
9. Mengupas bawang

Lanjutkan membaca “Tips Dapur”

Diposkan pada Resep

Masakan Pelengkap

1. Kremesan

Bahan:

– Bumbu soto bisa diganti bumbu apa aja.

– Telurnya kuningnya aja.

– Baking powder 0,5 sdt aja.

Simak pembuatannya…

Btw, aku sudah coba bikin ini… Tapi ternyata lama ya bikinnya… Mending beli. 😂