Diposkan pada Dalam Negeri, Gifted, Jalan-jalan, Magelang

Kemping Seru di Punthuk Kendil

[14.04.2016]

Tulisanku ini sebenarnya sudah dipublikasikan di blog lain, yaitu blognya Parents Support Group for Gifted Children Jogjakarta. Tepatnya di sini . Tapi tak apa… Biar semakin banyak yang baca, semakin banyak yang kepingin ke sana. 😀

°°°

Sebenarnya sudah lama sekali kami ingin kemping. Tapi rencana tinggal rencana, mengingat susah banget menyatukan waktu luang. Sekitar seminggu yang lalu, entah ada pembicaraan apa, tetiba kami teringat dengan rencana ini. Dan Tante Yori, yang aktif mengikuti kegiatan di komunitas Penjelajah Langit (PL), menceritakan lokasi asyik untuk kemping, yang didapatnya dari mas Nazir (dari PL). Tentu saja lokasi ini tidak terbayangkan sebelumnya: Punthuk Kendil, Borobudur, Magelang.

Segera diadakan pemungutan suara untuk tanggal-tanggal yang memungkinkan. Syaratnya: jangan terlalu lama, karena kalau terlalu lama nanti nggak jadi lagi seperti dulu itu. Dan setelah melalui diskusi yang alot, akhirnya ditentukan tanggalnya: 9-10 April 2016. Itu hanya satu minggu dari saat kami berdiskusi! Tentu banyak yang tidak bisa ikut. Hanya 5 keluarga yang bisa. Tapi tak mengapa, beberapa bulan lagi kami akan mengadakan kemping seru lagi di tempat yang lebih luas, yang semoga saja bisa diikuti oleh lebih banyak anggota.

Lanjutkan membaca “Kemping Seru di Punthuk Kendil”

Diposkan pada Sains

Gerhana Bulan Penumbra

[23.03.2016]

Pengen banget liat gerhana, tapi gerimis nggak pergi-pergi… Padahal puncaknya sebentar lagi: 18.47 WIB. Biasanya yang kulihat itu gerhana bulan umbra. Yang ini penumbra. Pengen ngeliat sendiri bedanya seperti apa antara gerhana bulan umbra, penumbra, dan bulan purnama biasa. Tentu sebenarnya ini sudah sering terjadi sepanjang hidupku, tapi aku tidak memperhatikan karena memang nggak banyak diberitakan pada saat itu.

Dari situs Kafe Astronomi (http://kafeastronomi.com/gerhana-bulan-penumbra-23-maret-2016.html), ini penjelasan tentang gerhana bulan penumbra:

Lanjutkan membaca “Gerhana Bulan Penumbra”

Diposkan pada Sains

Mitologi Gerhana di Pulau Jawa

[23.03.2016]

Dulu waktu kecil aku sering denger bahwa masyarakat jaman dulu menganggap peristiwa gerhana (bulan/matahari) adalah peristiwa dimana bulan/matahari dimakan oleh buto. Kemudian karena penduduk memukul-mukul lesung, buto-nya jadi takut, dan bulan/matahari pun dimuntahkannya.

Ternyata lengkapnya seperti ini. Sedikit berbeda dari apa yang aku dengar saat kecil dan yang hanya saumplik itu.

Lanjutkan membaca “Mitologi Gerhana di Pulau Jawa”

Diposkan pada Sains

Mengapa Sinar Matahari Saat Gerhana Matahari Lebih Berbahaya dari Biasanya?

[05.03.2016]

Mengapa sinar matahari pada saat gerhana matahari lebih berbahaya bagi mata dibandingkan dengan biasanya? Bukankah dengan tertutupnya matahari oleh bulan berarti jumlah sinar yang kita terima menjadi lebih sedikit?

Saat sinar matahari tertutup oleh bulan, langit akan terlihat gelap. Ini tentu menimbulkan godaan pada diri kita untuk menatap matahari, dengan pemikiran “pasti tidak sesilau biasanya nih…”. Lanjutkan membaca “Mengapa Sinar Matahari Saat Gerhana Matahari Lebih Berbahaya dari Biasanya?”

Diposkan pada Sains

Selfie Bersama Gerhana Matahari? Pikir-pikir dulu Bahayanya

Peristiwa rusaknya taman bunga amarylis di Gunung Kidul dan taman bunga di Kebun Raya Baturaden menunjukkan bahwa perilaku selfie seringkali disertai dengan minimnya pertimbangan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Yang dipikirkan hanyalah bagaimana menghasilkan foto selfie dengan latar belakang sesuatu yang indah atau luar biasa.

Gerhana matahari adalah peristiwa yang relatif langka, bila ditinjau dari tingkat keseringan terjadinya di suatu daerah tertentu. Tentu banyak dong yang pengen mengabadikan peristiwa itu dan menunjukkan bahwa kita terlibat di dalamnya.

Lanjutkan membaca “Selfie Bersama Gerhana Matahari? Pikir-pikir dulu Bahayanya”
Diposkan pada Sains

Antara Nyepi dan Gerhana Matahari

Jangan lupa, tanggal 9 Maret 2016 Gerhana Matahari Total melintasi Indonesia. Jogjakarta akan menikmati matahari sabit dengan tertutupnya matahari sebesar 81,59%. Peristiwa ini hanya berulang setiap 33 tahun sekali. Jadi… jangan lewatkan peristiwa langka ini. Kebetulan tanggal 9 Maret 2016 itu libur Nyepi.

Sebentar… Kebetulan? Hmmm… ini bukan kebetulan! Memang antara Nyepi dan gerhana matahari itu ada yang menghubungkan.

Lanjutkan membaca “Antara Nyepi dan Gerhana Matahari”
Diposkan pada Sains

Saat terjadi gerhana matahari, apakah daerah di “seberang sana” tidak berbulan?

[17.02.2016]

Setua ini baru menyadari bahwa pemahamanku selama ini salah. Ini gegara si Ade (8,5 tahun) bertanya, “Pada saat terjadi gerhana matahari, berarti daerah di “seberang sana” (nyebrangnya menembus bumi!) nggak ada bulan dong… Kan bulan berada di sini…” Yang ketika dijawab dengan “ya” muncul pertanyaan, “Bagaimana setelah itu bulan kembali terlihat di malam hari?”

Lanjutkan membaca “Saat terjadi gerhana matahari, apakah daerah di “seberang sana” tidak berbulan?”

Diposkan pada Seksualitas & Kesehatan Reproduksi

Orientasi Seksual vs Perilaku Seksual vs Identitas Seksual

[12.02.2016]

Selama ini banyak masyarakat yang mengkaitkan LGBT dengan perilaku seksual. Padahal sebenarnya bukan.
Ada beberapa pemahaman terkait yang seringkali disalahtempatkan. Orientasi seksual itu berbeda dengan perilaku seksual, berbeda juga dengan identitas seksual.

Lanjutkan membaca “Orientasi Seksual vs Perilaku Seksual vs Identitas Seksual”

Diposkan pada HIV & AIDS

Masih Ada Stigma dan Bias Itu

Kami jarang menyetel TV. Tapi beberapa minggu yang lalu di bulan November saat Amas pengen nyetel TV aku mendapati iklan ini. Sambil mengerjakan banyak hal, sambil lalu mendengarkan iklan itu. Kok kupingku keriting ya? Saking keritingnya sampai mulutku nggak tahan untuk ngomel-ngomel di depan seorang tamu yang datang untuk mengambil sertifikat talkshow tentang anak gifted. Tentu saja si mbak kebingungan.

Itu iklan kampanye tes HIV pada ibu hamil. Maksudnya tentu saja baik. Ada banyak kasus dimana banyak ibu hamil yang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap HIV, kalau kehamilan ini diteruskan tanpa pantauan, dikuatirkan bayi akan tertular. Apabila ibu hamil bisa terdeteksi sejak dini bahwa dia mengidap HIV, maka dia akan mendapatkan perawatan dan pengobatan untuk AIDS, dan pencegahan agar bayi tidak tertular dari si ibu.

Lanjutkan membaca “Masih Ada Stigma dan Bias Itu”
Diposkan pada Jalan-jalan, Luar Negeri, Singapura

Travelschooling

[05.08.2015]

Memang apa yang kami lakukan kemarin itu berlabel “jalan-jalan”. Tapi tentu ada banyak hal yang bisa Amas dan Ade pelajari dari situ. Dalam bahasa kerennya, mereka belajar dengan metode experiential learning.

Apa saja yang bisa dipelajari? Banyak! Dari berbagai proses yang dilalui sejak pemberangkatan: boarding, imigrasi, dsb, sampai pulang kembali ke Jogja. Bagaimana nyamannya bandara Changi, lumayannya bandara Senai, dan nggak siapnya bandara Adi Sucipto sebagai bandara internasional. Amas sempat juga ngomel-ngomel pas ngantri pemeriksaan imigrasi saat balik di Jogja, “Mengapa sih harus diperiksa lagi, bukankah kita kembali ke negara sendiri?”

Lanjutkan membaca “Travelschooling”