Diposkan pada 1. Masa-masa di PG dan TK, Merenda Hari

Tidak Bisa Diam, Sulit Konsentrasi, dan Clumsy

Karena kelebihan energi, Amas sulit sekali konsentrasi. Di kelas,  kerjanya jalan-jalan terus. Pokoknya Amas suka membuat dirinya sibuk tapi tidak konsen ke kegiatan yang seharusnya. Oleh gurunya, Amas kemudian diberi jam khusus sebelum masuk kelas. Amas disuruh main-main di luar dulu: meniti, memanjat, lari-lari sampai capek (energinya digembosi!). Setelah itu, baru lah dia bisa tenang di kelas.     

Konon menurut salah satu gurunya,  kegiatan itu bukan sekedar untuk ‘menggembosi‘ energi Amas,  tapi juga upaya untuk melatih keseimbangannya,  mengingat Amas sangat clumsy sehingga gampang jatuh.

Amas memang clumsy abis. Jalan biasa saja sering jatuh dia. Saking gampangnya jatuh,  bisa diibaratkan ketiup angin pun jatuh.  Amas juga suka menabrak-nabrak kalau jalan.

     “Bayangin saja,  selama perjalanan tadi,  dia tiga kali hampir menabrak tiang!” lapor ms Riri, kepala sekolah-nya, usai perjalanan minitrip ke suatu tempat.

     Atas saran ms Riri,  Amas ikut ekstra kurikuler Gymnastic di sekolah. Instrukturnya bu Beth dari Inggris. Hasilnya? Baru ikut 4 kali saja sudah terlihat kemajuannya. Di rumah dia tidak jatuh sesering dulu. Tapi ternyata kegiatan ini ada efek sampingnya. Amas jadi lebih aktif dari sebelumnya (yang memang tidak bisa diam). Jumpalitan tak kenal waktu, naik-naik pinggiran kursi, naik pohon tidak berpegangan sambil jejogetan.

     Amas bahkan jadi bisa hand stand.  Itu dipamerkannya suatu sore,

     “Ibu,  lihat… Aku bisa begini…”

°°°

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Seorang perempuan yang sangat biasa-biasa saja yang suka menulis, kalau lagi pengen.

Tinggalkan komentar